
LUWU TIMUR – Posko Kesehatan yang didirikan oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur menunjukkan komitmen TNI dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan layanan yang tersedia selama 24 jam, posko ini kembali memberikan pertolongan medis kepada warga yang sangat membutuhkannya, pada Kamis malam (30/10/2026).
Kali ini, seorang warga bernama Ahmad (56) dari Dusun Rende-Rende berkunjung ke Posko Kesehatan setelah mengalami luka akibat tertusuk paku saat membersihkan ladangnya. Paku tersebut tertancap di kayu yang tertutup semak, sehingga tak terlihat dan mengenai telapak kakinya.
Beruntung, lokasi ladang Ahmad tidak jauh dari Posko TMMD sehingga keluarganya segera membawanya untuk mendapatkan perawatan. Tim kesehatan dari Denkesyah 14.04.02 Palopo yang terlibat dalam Satgas TMMD langsung bertindak dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan medis yang diperlukan.
Sertu Andri dari Tim Kesehatan TMMD menjelaskan bahwa tindakan medis segera diambil untuk menangani lukanya. “Kami menerima pasien dengan luka tusuk paku dan langsung membersihkan lukanya dengan antiseptik, memberikan suntikan antivirus tetanus, serta mengobatinya dengan obat yang diperlukan,” katanya.
Kapten Inf. Badar selaku Dan SSK TMMD ke-130 menegaskan, layanan kesehatan adalah wujud kepedulian Satgas kepada masyarakat sekitar. “Posko Kesehatan kami buka 24 jam bagi anggota Satgas dan warga sekitar. Bila ada yang sakit atau mengalami kecelakaan kecil seperti tertusuk paku, kami siap memberikan pertolongan gratis,” jelasnya.
Ahmad pun merasa bersyukur dengan keberadaan posko tersebut. Dia mengungkapkan, bantuan yang cepat dan tanpa biaya sangat membantu, terutama saat terjadi keadaan darurat seperti ini. “Terima kasih kepada TNI, saya cepat ditangani dan tidak perlu membayar, karena jika ke Puskesmas jaraknya jauh sekali,” ujarnya.
Dengan upaya pelayanan kesehatan yang bisa diakses dengan mudah dan tanpa biaya, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo berkomitmen untuk memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kehadiran TNI di desa tidak hanya terlihat melalui pembangunan fisik, tetapi juga dalam aspek perhatian terhadap keselamatan dan kesehatan warga.




