Sebatik Barat – Saat para warga lokal memasuki jalur menanjak menuju puncak Sebatik Barat, wajah mereka dipenuhi kebanggaan dan haru. Perjalanan ini bukanlah sekadar rutinitas, tetapi merupakan upaya kolektif menanam pohon kehidupan di sekitar lokasi Patok Batas Negara antara Indonesia dan Malaysia.
Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diselenggarakan oleh Kodim 0911/Nunukan. Suasana kehangatan dan keakraban pun terasa, menggambarkan sinergi yang solid antara anggota aparat keamanan, mahasiswa, dan penduduk setempat.
Bagi masyarakat di Desa Liang Bunyu dan sekitarnya, kesempatan untuk terlibat langsung dalam perawatan kawasan perbatasan adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga dan tidak sering terjadi. Mereka merasa terhormat bisa ikut berkontribusi dalam menjaga batas negara.
Meski perjalanan menuju puncak cukup melelahkan, semangat warga tidak pudar. Kelelahan mereka seolah terbayar saat tiba di titik patok batas, di mana mereka bersama-sama menanam bibit pohon dengan anggota Danramil 0911-07/Sebatik Barat, Satgas Marinir, serta mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan (UBT). Salah seorang warga menyatakan rasa bangga dan antusiasme mereka bisa terlibat dalam kegiatan bersejarah ini, merasakan keikutsertaan yang membuat mereka lebih bertanggung jawab terhadap kelestarian alam di perbatasan.




