Nunukan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan yang dimulai pada pertengahan Juli 2026 di Lapangan Bola Desa Liang Bunyu telah memasuki minggu pertama dengan perkembangan yang signifikan di Kecamatan Sebatik Barat, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Sebanyak 150 anggota gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat setempat bekerja sama untuk menyelesaikan berbagai target pembangunan baik fisik maupun nonfisik guna meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah perbatasan.
Salah satu kegiatan utama ini adalah pembukaan jalan tani sepanjang 3.000 meter (3 KM) dan lebar 6 meter yang menghubungkan Desa Liang Bunyu dan Desa Sei Limau. Jalan yang sebelumnya dalam kondisi buruk ini kini sedang diperbaiki dengan bantuan alat berat dan kerja sama masyarakat setempat, diharapkan mempermudah petani dalam mendistribusikan hasil pertanian mereka dan menekan biaya transportasi.
Tidak hanya jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni untuk 5 unit warga juga terus dikerjakan, di samping pembuatan 4 unit gorong-gorong dan sumber air bersih di 5 titik pemukiman. Selain itu, lahan seluas 1 hektare juga disiapkan untuk mendukung program ketahanan pangan. Aksi lingkungan pun dilakukan dengan menanam 160 bibit mangrove oleh tim TMMD bersama para mahasiswa dan siswa, untuk mengatasi abrasi di pesisir. Letkol Inf Toni Prasetyo, Dansatgas TMMD ke-129, menegaskan bahwa TMMD berfokus pada pembangunan fisik serta penguatan hubungan antara TNI dan masyarakat.




