
Bengkulu – Pada Selasa (3/11/2026), Komandan Satuan Tugas TMMD ke-130 dan Dandim 0407/Kota Bengkulu, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, memberikan laporan menyeluruh mengenai capaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kepada Tim Pengawasan dan Evaluasi dari Mabesad. Acara ini berlangsung di Markas Kodim 0407/Kota Bengkulu dengan tujuan untuk menilai pelaksanaan program secara menyeluruh.
Dalam presentasinya, Condro menguraikan perkembangan yang telah dicapai dalam segi fisik dan nonfisik, alokasi anggaran yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Selain itu, ia menyoroti kerja sama yang terjalin antara Satgas TMMD, Pemerintah Kota, dan masyarakat yang menjadi pendukung kegiatan ini.
Ia menjelaskan bahwa target sasaran fisik yang ditetapkan, seperti pembangunan jalan sepanjang 2,9 kilometer, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, serta pembangunan sumur bor, telah dilaksanakan sesuai dengan timeline yang telah ditentukan serta memenuhi standar teknis yang berlaku.
Menurutnya, kemajuan yang terlihat dalam pembangunan ini tidak lepas dari kerjasama tim yang baik antara anggota Satgas dan partisipasi aktif dari masyarakat Kelurahan Kandang Limun. Antusiasme warga juga sangat berpengaruh dalam kelancaran pelaksanaan program-program tersebut.
Tak hanya itu, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan mengenai kebangsaan, hukum, dan kesehatan juga berhasil dilaksanakan dengan partisipasi peserta yang sangat antusias.
Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus selaku Ketua Tim Wasev menilai laporan tersebut sangat memuaskan. Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 di wilayah Kodim 0407/Kota Bengkulu telah diprogramkan dan dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi untuk menjamin kualitas hasil yang dicapai serta dampaknya terhadap kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Setelah sesi paparan, Tim Wasev bersama Dansatgas melakukan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi yang menjadi sasaran fisik untuk memastikan kesesuaian antara laporan dan kondisi aktual di lapangan.




