
Bengkulu – Dalam upaya memperbaiki kondisi hunian bagi masyarakat, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu berkomitmen untuk mempercepat pemasangan dinding rumah. Pada Jumat (23/10/2026), mereka melaksanakan pemasangan bata sebagai langkah strategis dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Proses pemasangan bata memegang peranan krusial dalam pembangunan, karena menjadi elemen utama pembentuk dinding rumah. Tim Satgas melakukan pekerjaan ini secara berurutan dengan mengutamakan tingkat ketelitian dan kerapian, agar hasil konstruksi dapat memenuhi standar yang diharapkan.
Dari kegiatan ini, tampak jelas keseriusan Satgas TMMD dalam mendukung program RTLH yang bertujuan untuk memberikan hunian lebih layak bagi masyarakat. Melalui inisiatif ini, upaya TNI tidak hanya berfokus pada penyediaan rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat di wilayah tersebut.
Dengan adanya program pembangunan rumah ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat yang panjang. Hunian yang nyaman dan layak tidak hanya menawarkan tempat berlindung, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan keluarga yang lebih sejahtera dan aman.
Selain itu, pelaksanaan RTLH ini menegaskan pentingnya kerjasama dan disiplin dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Para personel Satgas terus berupaya agar setiap tahap pembangunan dapat berlangsung sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu berharap bahwa proses pemasangan bata ini dapat segera rampung, agar pembangunan rumah dapat dilanjutkan ke fase selanjutnya. Meskipun ada dorongan untuk mempercepat, kualitas dari konstruksi tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek.
Untuk diketahui, program TMMD adalah bentuk kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya pembangunan daerah. Melalui pembangunan RTLH ini, pengabdian kepada masyarakat terwujud secara nyata untuk membantu mereka mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak serta memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.




