LAMONGAN – Rangkaian Upacara Penutupan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 yang diselenggarakan oleh Kodim 0812/Lamongan berlangsung penuh emosi dan khidmat di Lapangan Pasarlegi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Momen yang paling penting terjadi saat Inspektur Upacara (Irup), Pamen Ahli Bidang Idpol Pangdam V/Brawijaya Kolonel Arm Beny Hendra Suwardi, S.Sos., resmi melepas pita yang menandakan status peserta Satgas TMMD oleh perwakilan dari prajurit dan masyarakat.
Pelepasan pita tersebut menjadi simbol berakhirnya masa tugas Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129, setelah mereka berkomitmen selama sebulan untuk membangun infrastruktur yang diperlukan di daerah pedesaan di Lamongan. Ini menandai penyelesaian seluruh kegiatan program dengan penuh dedikasi dan kerja keras dari seluruh anggota.
Pelepasan pita dimulai dengan perwakilan personel Satgas TMMD, yang merupakan gabungan dari TNI dan masyarakat, maju ke depan mimbar utama. Di hadapan Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., dan para pejabat lainnya, Kolonel Arm Beny Hendra Suwardi, S.Sos., melepaskan pita merah-putih dari lengan prajurit sebagai tanda bagi mereka bahwa semua tugas telah selesai dan diterima kembali oleh masyarakat.
Lettu Czi Jamil, sebagai Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, menjelaskan bahwa pelepasan pita itu bukan sekadar simbol, tetapi juga menggambarkan perjuangan mereka selama sebulan di lapangan. “Walau sudah resmi ditutup, semangat kolaborasi antara TNI dan masyarakat di Desa Tlemang akan terus berlanjut,” ungkap Lettu Czi Jamil. Momen penuh kesedihan dan kebanggaan tersebut diakhiri dengan tepuk tangan meriah dari tamu undangan serta warga, yang mengakui kontribusi besar para prajurit yang telah membangun ikatan erat selama bertugas.




